Tampilkan postingan dengan label Pemain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemain. Tampilkan semua postingan

16 Juni 2013

Suarez: Semangat Memburu Gol

Prancis sangat kecewa dikalahkan Uruguay pada laga persahabtan yang digelar Kamis (6/6). Mereka geram karena merasa menguasai pertandingan. Namun sepak bola bukan cuma penguasaan bola. Kemampuan menyelesaikan serangan menjadi gol malah lebih menentukan.

Terkait hal ini, Les Bleus angkat topi kepada La Celeste. Striker Prancis, Oliver Giroud menilai Uruguay lebih killer  karena bisa menyelesaikan peluang menjadi gol. Lebih spesifik, Giroud memuji kinerja striker Uruguay, Luis Suarez yang mencetak gol semata wayang timnya.

Menurut Giroud, Suarez tidak boleh dibiarkan lepas sedetik saja. "Kualitas Suarez begitu termasyhur. Memberinya ruang sekecil apapun, selesailah semuanya," kata Giroud.

Dia tidak berlebihan. Suarez memang bagai meonster di depan gawang. Uruguay begitu menikmati gol-golnya. Dari 64 laga yang dilakoninya, Suarez sanggup mencetak 32 gol. Prestasi ini membuatnya hanya berada di bawah Diego Forlan yang menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi uruguay berkat sumbangan 33 golnya.

Tidak aneh, Uruguay akan mengandalkan Suarez. Gayanya yang pantang menyerah memang sering membuat lawan naik darah. Tapi itulah inti La Garra Charrua yang disukai publik Uruguay.

Suarez pasti akan bersemangat untuk mencetak gol di Piala Konfederasi. Sumbangan satu gol saja bisa membuatnya sejajr dengan Forlan sebagai pencetak gol terbanyak bagi negerinya. Jika mampu lebih banyak dan Forlan tidak mencetak gol, Suarez akan berada di urutan teratas.

Uruguay jelas mengharap gol Suarez akan mengalir deras. Memiliki pencetak gol subur memudahkan meraih sukses di Piala Konfederasi.

Lihat, selain pada 1999, pencetak gol terbanyak selalu membawa timnya juara Piala Konfederasi. Itu akan membauat Suarez tampil bersemangat.

15 Juni 2013

Javier Hernandez Sang Penerus Tradisi

Javier Hernandez Sang Penerus Tradisi
Timnas Meksiko sudah lama kerap melahirkan striker hebat. Pada era 1980-an muncul nama Hugo Sanchez dan Carlos Hermosillo. Dekade berikutnya, giliran Luis Garcia dan Luis Hernandez bersinar. Sedangkan pada dekade awal milenium baru, Jared Borgetti  serta Cauthemoc Blanco sempat menjadi fenomena.

Tradisi itu kembali berlanjut pada dekade kedua milenium baru. Kali ini, calon bintang baru dari lini depan muncul dalam diri Javier Hernandez. Sejak tampil di Piala Dunia 2010, Chicharito nyaris selalu mengisi posisi sebagai striker utama El Tri.

Hernandez berpeluang melewati prestasi para striker legendaris Meksiko. Pasalnya, saat ini dia berada dalam lima besar pencetak gol terbanyak sepanjang masa El Tri. Hingga saat ini, Hernandez telah mengemas 32 gol dalam 49 laga (hingga 8 Juni) bersama Meksiko.

Andai setidaknya mencetak dua gol di Piala Konfederasi 2013, Chicharito akan menyamai torehan Hermosillo dan Hernandez yang berada di peringkat ketiga dengan 32 gol. Dia pun saat ini hanya terpaut tujuh gol dari Blanco di posisi kedua dengan 39 gol.

Di Brasil, Chicharito akan memegang peran penting. Di mata pelatih Manuel de la Torre, dia dinilai punya kelebihan yang membuat El Tri lebih fleksibel. "Bermain sendiri atau berduet, Hernandez tidak mengalami masalah. Kami bisa menentukan susunan lini depan tergantung tipe lawan," ujar sang pelatih.

Casillas: Balas Kepercayaan Del Bosque

Musim 2012 - 2013 bisa menjadi salah satu periode yang tak ingin dikenang oleh Iker Casillas. Dia hanya beroleh gelar minor berupa piala Super Spanyol bersama Real Madrid. Malah, pada paruh kedua, kenyataan pahit harus diterima kapten El Real itu. Statusnya sebagai kiper utama dilengserkan oleh pelatih Jose Mourinho.
Kendati hampir setengah tahun tak turun membela Madrid, Casillas ternyata tetap dipercaya oleh Vicente Del Bosque  untuk memimpin Spanyol di Piala Konfederasi 2013 ini.  Del Bosque yakin Casillas dalam kondisi siap. Kendati tak sekalipun dimainkan oleh Mourinho usai sembuh dari cedera.

"Tak perlu khawatir, seorang pesepak bola meski tak bermain pasti akan tetap berlatih," jelas pelatih yang memantau Casillas sejak saat pertama kali  bergabung dengan Akademi Madrid.

iker casillas"Kami datang ke Brasil dengan skuad terbaik yang kami miliki dan Casillas adalah salah satu diantaranya. Entah sebagai cadangan atau tampil di lapangan, dia akan berseragam timnas. Seperti yang sudah-sudah, kami memiliki tugas untuknya."

Kepercayaan Del Bosque itu tentu ingin dibalas Casillas dengan penampilan apik.

"Aku sangat gembira dan berterima kasih kepada Del Bosque atas kepercayaan yang diberikan, meski selama empat bulan sama sekali tak  bermain di pertandingan kompetitif.
Untuk membalasnya, tak ada cara lain keculi tampil apik bersama timnas. Aku harap gelar selanjutnya akan kami raih," tekad pemegang rekor penampilan terbanyak bersama La Furia Roja itu.

Seperti halnya La Furia Roja, Casillas juga mengincar rekor gelar beruntun sebagai kapten tim nasional. Gelar Piala Konfederasi akan kian melengkapi raihan gelar yang pernah diraih sekaligus pelipur lara atas kenahasannya pada paruh kedua.

14 Juni 2013

Piala Konfederasi Sebagai Lahan Uji Coba Neymar

Neymar
Diantara pemain-pemain yang dipersiapkan Brasil untuk ajang Piala Konfederasi 2013, nama Neymar da Silva Santos Junior merupakan yang paling mencuri perhatian. Dalam beberapa tahun terakhir, pemain berusia 21 tahun itu tak hanya menjadi fenomena di negaranya, tapi juga seantero dunia.

Banyak penggemar sepak bola yang penasaran terhadap aksi-aksinya. Maklum, kiprah Neymar bersama Santos belum terlalu terekspos. Sebab, tidak banyak negara menyiarkan kompetisi sepak bola Brasil.

Di level internasional, kiprah Neymar bersama timnas Brasil juga tidak terlalu menonjol. Tahun lalu, dia gagal membawa negaranya tampil sebagai juara Olimpiade 2012. Setelah itu, dia hanya tampil di laga sekelas uji coba internasional. Sebab, sebagai tuan rumah Piala Dunia 2014, Brasil tidak mengikuti kualifikasi.

Oleh karena itu, Piala Konfederasi 2013 menjadi saat yang tepat untuk Neymar unjuk gigi. Apalagi dia akan bersua tim-tim kuat. "Neymar merupakan pemain yang luar biasa. Piala Konfederasi akan menjadi panggung ideal baginya untuk unjuk gigi. Dia memiliki segalanya yang dibutuhkan untuk menunjukkan  kemampuannya ke hadapan dunia," puji presiden FIFA Sepp Blatter.

Apabila mampu tampil bagus dan membawa negaranya berjaya, keraguan terhadap dirinya akan sirna. Ini sekaligus menjadi bekal baginya sebelum menjajal kompetisi Eropa bersama Barcelona musim depan.

"Aku sangat senang bisa bermain di klub yang diisi pemain-pemain terbaik dunia," ujar Neymar. "Tapi saat ini aku hanya fokus di Piala Konfederasi. Hal terpenting saat ini adalah meraih gelar bersama Brasil."

Mario balotelli: Pemain Inti Di Segala Formasi

Mario balotelli
Perdebatan soal taktik di tim nasional Italia boleh meletup. Tapi striker Mario Bolatelli tenang-tenang saja. Maklum dalam pola 4-3-1-2 atau 4-3-3, dia tetap berpotensi mendapatkan tempat di lini depan.

Jika formasi 4-3-1-2 dipakai, Bolatelli masih bisa tampil sebagai striker. Kemampuannya sebagai penyelesai serangan menjadi alasan. Begitu pula ketika Gli Azzuri memainkan pola 4-3-3. Bolatelli tetap bisa menjadi target man. Selain itu, dia malah lebih terbiasa melakoninya bersama AC Milan.

Tak aneh, banyak yang memprediksi Bolatelli hampir pasti selalu mendapat posisi inti di skuad Gli Azzuri di Piala Konfederasi 2013. Selain karena kemampuannya, pelatih Cesare Prandelli terlihat semakin menyukai Bolatelli. Dalam laga persahabatan melawan San Marino pada 31 Mei, Bolatelli dipuji Prandelli.

"Bolatelli menampilkan performa terbaik sejak saya berada di sini. Dia harus selalu menemukan spirit dan rasa lapar seperti ini. Ini sikap yang dibutuhkan pemain jawara dan sudah seharusnya ditularkan kepada tim," sanjung Prandelli.

Balotelli memang tengah naik daun. Usai memutuskan pindah ke Milan, ketajamannya meningkat pesat. Ini menjadi alasan Prandelli memanggilnya ke Gli Azzuri.

Akan tetapi, pembawaaan Balotelli yang terkesan seenaknya bisa merepotkan. Karakter kuat plus percaya diri seperti itu sering membuat Balotelli menjadi target provokasi oleh pemain dan suporter lawan. Ini yang mesti diwaspadai oleh Balotelli.

Kisah perdebatannya dengan sprinter Usain Bolt bisa menjadi contoh. Balotelli mudah tersulut oleh komentar miring orang lain tentang dirinya. Andai tak hati-hati, masalah seperti ini bisa merecoki penampilannya di Piala Konfederasi 2013.

13 Juni 2013

Keisuke Honda: Pemimpin Sesungguhnya

Keisuke Honda
Shinji Kagawa boleh lebih tenar dibandingkan pemain-pemain Jepang lainnya. Namun soal kontribusi bagi tim, rasanya midfilder Manchester United itu belum bisa menyamai Keisuke Honda. Dalam dua tahun terakhir, dialah pemain yang sangat vital di timnas Jepang.

Kolumnis harian Sankei, Hiromu Maruyama, menuturkan, Kagawa dan Honda sama-sama pemain yang bagus bagi tim Samurai Biru. Tapi, Honda lebih memiliki jiwa kepemimpinan, "Karena itu, untuk menempati posisi nomor 10, pelatih lebih suka menurunkan Honda dibandingkan Kagawa," kata Maruyama.

Hal itu secara tersirat diamini pelatih Alberto Zaccheroni. Menurut dia, Honda merupakan aset mahal bagi Jepang. Peran Honda akan sulit digantikan pemain lain. "Dia adalah senjata yang sangat berharga bagi kami," kata Zaccheroni.

Peran Honda antara lain terlihat di ajang pra-Piala Dunia 2014. pada laga terakhir melawan Australia, satu golnya memastikan Jepang lolos ke Piala Dunia 2014.

"Aku senang tim kami bisa lolos ke Piala Dunia. Sebelumnya aku selalu bicara ke kawan-kawan satu tim bahwa kami harus selalu berusaha memenangi pertandingan," ujarnya.

 

Subscribe to our Newsletter

Contact our Support

Email us: antoniachekov@gmail.com

Our Team Memebers