Tampilkan postingan dengan label badminton. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label badminton. Tampilkan semua postingan

25 Mei 2013

Korea Masuk Final

Ko Sung Hyun - Kim Ha Na
Setelah menang atas Thailand 3-1 di babak semifinal, Korea akhirnya berhasil masuk ke babak pamungkas Piala Sudirman.

Dalam pertandingan semifinal di Putra Stadium, Sabtu (25/5/2013) siang WIB, Korea mendapat poin pertama dari ganda campuran Ko Sung Hyun/Kim Ha Na. Mereka yang turun di partai pertama menang dua gim langsung 21-18, 21-19 atas Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam.

Thailand kemudian menyamakan kedudukan dengan merebut kemenangan di partai kedua di nomor tunggal putra. Boonsak Ponsana tak menemui banyak kesulitan untuk mengalahkan Lee Dong Keun, 21-9, 21-12.

Korea kembali unggul atas Thailand setelah ganda putra Ko Sung Hyun/Lee Yong Dae yang turun di partai ketiga menang atas Maneepon Jongjit/Nipitphon Puangpuapech. Ko/Lee hanya butuh 34 menit untuk menyudahi perlawanan ganda Thailand itu dengan skor 21-12, 21-11.

Kemenangan Korea dipastikan oleh tunggal putri, Sung Ji Hyun. Turun di partai keempat menghadapi Ratchanok Intanon, Sung menang straight set 21-17, 21-14.

Dengan demikian, Korea berhak melangkah ke babak final. Di final, mereka akan menghadapi pemenang dari laga semifinal lainnya antara China melawan Denmark.

Ini adalah kali ketujuh Korea lolos ke final Piala Sudirman. Negeri Gingseng itu sudah tiga kali menjadi juara.


23 Mei 2013

Li Yong Bo Memuji Tim Indonesia

Piala Sudirman
Piala Sudirman - Sempat dibabat habis 0-5 di babak penyisihan, Indonesia ternyata masih mampu menawarkan permainan cantik dan menyulitkan tim China di babak perempat final, meskipun pada akhirnya harus takluk. Walau begitu, pelatih tim China, Li Yongbo memuji penampilan apik tim Indonesia.

Sang juara bertahan dua kali tertinggal oleh Indonesia setelah kalah di nomor ganda campuran dan ganda putra. Akan tetapi, China memastikan tiket ke semifinal dengan kemenangan 3-2 setelah di laga terakhir ganda putri nomor satu dunia Wang Xiaoli/Yu Yang mengalahkan Liliyana Natsir/Nitya Krishinda.

Berbeda dengan duel melawan China di babak sebelumnya, Indonesia merombak line-upnya, kecuali di nomor tunggal putra yang tetap mengandalkan Tommy Sugiarto.

"Selamat buat Indonesia, karena Indonesia mengirimkan pemain mudanya. Saya merasa bulutangkis Indonesia ada kemajuan. Penampilan Indonesia sangat luar biasa, dan diluar expektasi," sahut Li kepada wartawan termasukDetikSport.

"Saya sebelum menentukan pemain kemarin, saya berharap Indonesia tidak menurunkan line up yang tadi diturunkan. Namun ternyata mereka yang diturunkan, mereka sangat merepotkan kami. Tapi saya lega China bisa mengalahkan Indonesia.

Saya salut dengan Indonesia banyak pemain muda yang tidak mudah dihadapi," lanjut mantan pebulutangkis China di pertengahan 1980 sampai 1990an itu.

Li, selanjutnya, mengaku menyesali kekalahan Cai Yun/Fu Haifeng dari Rian Agung Saputro/Angga Pratama. Ia juga mengkritik wasit.

"Saat kami kalah waktu di mix double (gim pertama) China berusaha mengejar poin. Saya merasa menyesal Cai Yun/Fu Haifeng (gim ketiga) harusnya bisa menang. Dan saya sedikit menyesali keputusan wasit yang fault," imbuh Li.



Pasangan Lilyana - Nitya Kalah Oleh Pasangan China

Lilyana Natsir - Nitya Krishinda Maheswari
Piala Sudirman - Impian untuk bisa merebut Piala Sudirman kandas setelah pasangan ganda putri, Lilyana Natsir - Nitya Krishinda Maheswari kalah dua set langsung dari pasangan ganda putri peringkat satu dunia asal China, Wang dan Yu, pada partai penentuan yang berlangsung di Putra Stadium, Bukit Jalil, Kamis (23/5/2013).

Baru dipasangkan saat laga kelima perempat final melawan China, Lilyana/Niyta kalah jauh 12-21 saat set pertama berakhir. 

Pada set berikutnya, Lilyana/Nitya mampu memberikan perlawanan yang lebih sengit. Tapi, mereka akhirnya kembali menelan kekalahan dengan skor tipis 19-21. Indonesia pun gagal ke semifinal setelah kalah 2-3 dari China.

Meski begitu, Lilyana / Nitya merasa puas bisa menyulitkan Wang Xiaoli/Yu Yang.

"Dari awal semua tahu, kalau saya (pemain) mix doubel. Tapi saat saya diminta main lagi di ganda putri, saya tidak mau kalah. Saya ingin menyulitkan mereka," ucap Butet -sapaan akrab Lilyana- saat ditemui seusai laga.

"Tapi melihat permainan tadi, kami cukup puas karena mampu merepotkan mereka. Sampai mereka sempat berteriak-teriak."

"Masalah stamina, pasti terkuras habis. Meski saya merasa kekalahan, saya tetap semangat demi Merah-Putih," tambah pebulutangkis 27 tahun itu.

Pantas saja jika Butet merasa kekelahan, sebelumnya dia sudah bermain di nomor ganda campuran berpasangan dengan Tontowi Ahmad. Bersama Tontowi, dia menyumbangkan satu poin untuk Indonesia.


Piala Sudirman: China Melawan Denmark, Korea Melawan Thailand

sudirman cup
Piala Sudirman - China selanjutnya akan berhadapan dengan Denmark pada babak empat besar Piala Sudirman 2013. Sementara di partai semi final, Korea akan berhadapan dengan tim Thailand.

Denmark lolos ke babak empat besar setelah menyisihkan Taiwan di partai perempatfinal di Putra Stadium Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (23/5/2013), dengan kemenangan langsung 3-0.

Pada partai pertama, ganda campuran Denmark Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen berhasil menang dua set langsung 21-13, 21-16 atas pasangan Taiwan Chen Hung-ling/Cheng Wen-hsing.

Tunggal putra Denmark Jan O Jorgensen yang turun di partai selanjutnya kemudian berhasil mengalahkan tunggal putra Taiwan Hsueh Hsuan-yi lewat duel sengit yang berakhir 21-18, 14-21, dan 21-7.

Tiket lolos dipastikan Denmark seiring dengan kemenangan ganda putra Carsten Mogensen Carsten/Mathias Boe atas Lee Sheng-mu/Tsai Chia-hsin, yang berakhir dengan kedudukan 21-18, 21-11.

Dengan demikian Denmark kini akan berhadapan dengan China, juara bertahan sekaligus tim tersukses di ajang Piala Sudirman dengan delapan gelar juara.

Kemenangan 3-0 langsung juga dicatatkan Korea atas Jerman di partai perempatfinal lainnya. Di partai pertama, ganda campuran Korea Ko Sung Hyun/Kim Ha na sukses merebut poin pertama dengan kemenangan 22-24, 21-11, dan 21-13 atas Fuchs Michael/Michels Birgit.

Korea menambah angka di partai kedua menyusul kemenangan di nomor tunggal putra, setelah Lee Dong Keun menang 21-19, 20-22, dan 21-19, atas Domke Dieter .

Di partai ketiga, Ko Sung Hyan yang kali ini turun bersama Lee Yong Dae di nomor ganda putra berhasil memastikan tiket lolos untuk Korea dengan kemenangan 21-13 dan 21-10 atas Kindervater Ingo/Schoettler Johannes.

Di semifinal, Korea kini akan berhadapan dengan Thailand yang baru saja menundukkan Jepang 3-1 di babak perempatfinal.

Dalam duel tersebut, pasangan ganda campuran Prapakamol Sudket/Thoungthongkam Saralee menang 21-19 dan 21-9 atas Hashimoto Hirokatsu/Maeda Miyuki untuk merebut poin pertama.

Kedudukan kembali jadi 1-1 setelah di partai kedua Kenichi Tago sukses menundukkan tunggal putra Thailand Saensomboonsuk Tanongsak 20-22, 21-18.

Thailand kembali memimpin menyusul kemenangan yang ditorehkan pasangan ganda putranya, Jongjit Maneepong/Puangpuapech Nipitphon, atas Endo Hiroyuki/Hayakawa Kenichi dengan 27-25 dan 21-16.

Pada akhirnya Thailand dipastikan lolos ke semifinal setelah tunggal putri Inthanon Ratchanok menang 21-19, 9-21, dan 21-19 atas Takahashi Sayaka.

Dengan hasil-hasil tersebut maka lengkap sudah empat tim yang akan berlaga di semifinal Piala Sudirman 2013; China lawan Denmark, Korea jumpa Thailand.

Untuk Korea dan Thailand, ini akan menjadi pertemuan kedua setelah sebelumnya juga berjumpa di fase grup--saat itu Korea menang 5-0 atas Thailand. Semifinal akan dipentaskan pada hari Sabtu (25/5) sedangkan partai puncak dihelat sehari setelahnya.

Semifinal Piala Sudirman 2013

China vs Denmark
Korea vs Thailand



22 Mei 2013

Indonesia Siap Melawan China

tim indonesia
Piala Sudirman - Tim Indonesia menegaskan bahwa mereka siap menghadapi China di perempat fina Piala Sudirman 2013 ini.  Meskipun sebelumnya telah kelah 0-5 pada babak penyisihan grup.

"Kami sedang bersiap menghadapi China. Bagaimana mengatasi tekanan dan persiapan terus berjalan. Tapi yang terpenting adalah mental pemain sangat positif. Mereka sudah mengatakan bahwa mereka siap," terang manajer tim, Rexy Mainaky, di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (22/5/2013).

Dijelaskan mantan pebulutangkis ganda putra itu, tadi malam tim telah berdiskusi tak lama setelah pengundian babak perempatfinal, dan mereka langsung menyiapkan strategi-strategi.

"Mental positif pemain itu yang kami perlu. Dan kami dapatkan malam itu, kami bersama-sama membicarakan hal tersebut. Mereka bilang, ayo fight semua," cetusnya.

Dalam pantauan detiksport di sesi latihan tadi pagi, raut ketegangan tidak terpancar dari wajah para pemain. Seluruh pemain terlihat asyik menjalani latihan dengan suasana kebersaman.

Soal formasi yang akan diturunkan, Rexy belum mau membocorkannya. Namun menurut dia, tidak menutup kemungkinan dia dan tim pelatih bakal memutar formasi.

"Kemungkinan untuk memutar formasi ada. Seperti misalnya memutar tunggal putri, bisa saja. Semua kemungkinan ada,'' jelasnya.

"Apapun yang akan terjadi. Kami ambil pelajarannya. Bagaimana kami ke depannya. Mempersiapkan diri di kejuaraan selanjutnya. Jangan putus asa dulu. Kita harus berani," simpul dia.

Pertandingan Indonesia versus China digelar di Putra Stadium, Kuala Lumpur, Kamis (23/5) pukul 12 siang waktu setempat. Yang menang akan bertemu Taiwan atau Denmark di babak semifinal.



Lilyana Natsir Akan Bermain Dua Kali

Lilyana Natsir
Piala Sudirman - Untuk menghadapi lawan sekelas China di babak perempat final Piala Sudirman, Indonesia terpaksa mengganti formasi. Kali ini Lilyana Natsir akan bertanding dua kali: di ganda putri dan ganda campuran.

Dalam keterangan wakil manajer tim Indonesia, Ricky Subagja, di Kuala Lumpur, Rabu (22/5/2013) malam WIB, diumumkan line up pasukan 'Merah Putih' untuk pertandingan besok di Putra Stadium.

Duel akan dibuka dengan partai ganda campuran. Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir akan menghadapi Ma Jin/Xu Cen. Di babak penyisihan grup, yang diturunkan Indonesia untuk menghadapi Ma Jin/Xu Cen adalah Muhammad Rijal/Debby Susanto.

Di partai kedua, Tommy Sugiarto akan kembali dipasang sebagai tunggal putra, kembali menghadapi Chen Long. Pada pertarungan mereka hari Selasa kemarin, Chen Long mengalahkan Tommy dengan 21-17 21-11.

Partai ketiga adalah ganda putra. Angga Pratama akan kembali diduetkan dengan Rian Agung Saputro, untuk menghadapi Fu Haifeng/Cai Yun. Angga dipasangkan dengan Hendra Setiawan ketika mereka kalah dari ganda China itu di hari Selasa. Angga/Rian menang atas pasangan India di pertandingan pertama Indonesia di Grup 1A.

Begitu pula di tunggal putri. Lindaweni Fanetri, yang baru main satu kali saat melawan India -- dan menang atas PV. Shindu -- akan diturunkan, guna menghadapi Li Xeurui. Ketika China mengalahkan Indonesia 5-0 di babak grup, yang dikalahkan Li adalah Aprilia Yuswandari.

Yang menarik adalah, Lilyana Natsir alias 'Butet' kembali diandalkan Indonesia di ganda putri, yang menjadi partai kelima. Ia akan berpasangan dengan Nitya Krishinda Maheswari, untuk menghadapi Yu Yang/Wang Xiao Li. Nitya sebelumnya berduet dengan Greysia Polii.

Pertandingan perempatfinal Indonesia versus China akan dimulai pada pukul 12 siang waktu setempat, atau jam 11.00 WIB.

Line up Indonesia vs China, Kamis (23/5/2013):

XD: Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir vs Ma Jin /Xu Cen
MS: Tommy Sugiarto vs Chen long
MD: Rian Agung/Angga Pratama vs Fu Haifeng/Cai Yun
WS: Lindaweni vs Li Xuerui
WD: Liliyana Natsir/Nitya vs Yu Yang/Wang Xiao Li

21 Mei 2013

Muhammad Ahsan Sudah Sangat Ingin Bertanding

Muhammad Ahsan
Piala Sudirman - Muhammad Ahsan, pemain ganda putra andalan Indonesia, masih dalam pemulihan kondisi setelah cedera punggung menimpanya tempo lalu. Namun begitu, ia mengatakan bahwa dirinya sudah sangat ingin bertanding membela Indonesia di Piala Sudirman 2013 ini.

Dari dua pertandingan yang telah dilakoni Indonesia di turnamen tersebut, Ahsan tidak dimainkan. Jika saat melawan India ganda putra yang diturunkan adalah Rian Agung Saputra/Angga Pratama, di laga melawan China adalah Hendra Setiawan/Angga Pratama.

Ahsan masih dalam proses recovery sejak cedera di Australia Open awal April lalu. Meski begitu, jika pelatih menugaskannya tampil, dia menyatakan kesiapannya.

"Semua tergantung pelatih, karena dia yang menentukan. Kepinginnya sih main mewakili Indonesia, membela negara karena itu sebuah kebanggaan. Tapi kondisi saya seperti ini. Masih dalam masa penyembuhan," tuturnya saat berbincang-bincang dengan detiksport di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (22/5/2013).

"Saya cedera waktu Australia Open. Sekarang kondisinya memang belum seratus persen fit. Agak tidak nyaman juga karena masih sakit. Tapi seandainya diturunkan saya siap. Sekarang masalahnya pelatih percaya atau tidak dengan saya."

Tentang kans melawan China di babak delapan besar, pemain yang biasanya berpasangan dengan Hendra Setiawan itu pun menilai tim 'Merah Putih' masih berpeluang.

"Kalau melihat pertandingan kemarin Angga dan Hendra, kita masih memiliki peluang. Saya sebenarnya sudah pernah berhadapan dengan ganda China (Cai Yun/Fu Haifeng) tapi sudah lama. Tapi semua tergantung siapa yang akan diturunkan," tukasnya.

Dalam latihan tim Indonesia beberapa kali di Malaysia, Ahsan memang terlihat paling sering dipijit. Selain itu dia terlihat pinggangnya dilapis oleh perban. Menurut dia, usaha itu dilakukan agar cederanya itu cepat pulih.

"Saya inginnya cepat sembuh. Supaya normal lagi. Targetnya biar bisa main lagi buat Indonesia. Sekarang tinggal terapi dan pemulihan," simpul pebulutangkis yang mengidolai Tony Gunawan itu.



 

Subscribe to our Newsletter

Contact our Support

Email us: antoniachekov@gmail.com

Our Team Memebers